Rabu, 15 Agustus 2018

Sepucuk Bunga

Mungkin saja,
Aku telah menjadi sepucuk bunga yang telah kau rasa,
Lalu membiarkan

Sepeluk Harapan

Beginilah,
Tak seperti dulu,
Hingga aku menjadi terbiasa,
Tanpa sepeluk harapan

Yang Berjarak

LDRan itu,
Ketika malam datang,
Lalu diam-diam sepi menyelinap membungkamkan kata rindu...

Iya, aku merindu

Sabtu, 11 Agustus 2018

Sapaan Lombok


Malam ini,
Aku menuliskan tentang sapaan alam kepada kami,

Malam ini,
Aku ingin menuliskan banyak perihal tentang sapaan yang tiada habisnya

Ketika aku terdiam bersenda gurau bersama keluarga,
Canda yang pecah menjadi panik,
Tawa yang berubah menjadi ketakutan,
Aku memeluk erat tubuh yang ku sayangi

Berlarian keluar rumah,
Entah suara kepanikan apa malam ini,
Tangisku pecah menjadi yang entah,
Suara yang entah memanggil kudengarkan

Iya, sapaan kepada kami yang di Lombok
Kini, kami membangun sendiri tenda-tenda tanpa cahaya,
Lampu-lampu yang genap padam seketika,

Malam ini,
Kami mulai bersahabat dengan tikar,
Berteman dengan dingin,
Yang memagut resah,
Pun gelisah

Malam ini,
Kami bersenandung salawat tanpa batas,
Doa-doa dan nama Allah terus kami Agungkan,
Ya Allah Lindungi Kami Semua,
Seisi Pulau Lombok ini

Kami berkawan dengan api unggun malam ini,
Menghangatkan tubuh menggigil ketakutan,
Sampai begitu lama,
Api unggun padam menjadi bara api,
Menutup diri untuk menghangatkan kami

Selamat malam Lombokku,
Selamat malam tenda yang menjadi kamar temaran malam ini,
Semoga selalu dalam Lindungan-Nya

Hingga esok tak ada lagi kepanikan ketika hendak bangun,
Tak ada lagi suara yang menyerupai sapaan itu,
Tak ada lagi korban-korban yang menyisakan tangis

Selamat malam Lombok,
Tenangkan kami semua di pulau ini,
Tenangkan hati kami menjadi damai,
Tenangkan malam malam ini menjadi tidur yang aman dan nyaman


Allahuakbar Allahuakbar
(Lombok, 5 Agustus 2018, 23.38 WITA)

Senandung Cinta

Mencintai itu memaafkan,
Tetapi jangan diulang,
Lalu melupakan,
Kemudian tetap bertahan

Mencintai itu ada rasa kesal,
Yang tak ingin menyesal,
Perihal kita yang kebal,
Akan jarak yang terus menebal

Mencintai itu butuh percaya,
Akan jarak antara kita,
Jangan berpaling dari yang bersetia,

Mencintai itu bersetia,
Bukan menggenggam yang sia-sia,
Lalu ingin dipercaya tanpa tahu rasa,
Perihal menunggumu dengan tabah

Mencintai itu penantian,
Dalam rentan waktu kesendirian,
Amat lama dan tak pernah sungkan,

Menahan rindu rindu kita,
Menyimpannya dan memeluknya,
Dalam sebuah temu dan pisah

Rasa yang tak pernah berjeda,
Untuk yang ternantikan,
Tetaplah menjadi yang utama

Karena namamu selalu ada,
Dalam hati yang memiliki rasa,
Tuk sebuah penantian bersama berdua

Wahai Hati


Jangan bersedih hati,
Kita pasti bertemu nanti

Jangan bersusah hati,
Kita pasti bertemu lagi

Jangan kau pilu hati,
Sebab pertemuan akan kembali

Jangan lama-lama pergi,
Sebab ke pulanganmu lah yang ku nanti

~Teruntuk Kamu~


Kepada rasa kesal,
Aku sering berdebat perihal amarahku,
Tak lain adalah perihal kamu

Kepada rasa sabar,
Aku selalu berusaha menahannya,
Hingga sabar menjadi sahabatku

Kepada rasa nyaman,
Hal ternyaman hanya ada padamu,
Hingga rasa nyaman menjadi pendukung antara kita

Kepada rasa sayang,
Perasaan yang tak pernah menolak untuk sekadar,
Memberi kabar,
Memberi semangat,
Saling mengingatkan,
Adalah bentuk sayang yang sering terucap

Namun banyak hal lain didalam gemuruh hati paling dalam,
Rasa sayang itu berbicara perihal kamu

Juga tentang rasa cinta,
Yang telah lama kita jaga samasama,
Dalam penantian untuk bersama,
Melawan jarak yang memisahkan

Kepada rasa rindu,
Adalah perasaan yang menggalut,
Sudah menjadi sahabat karib kita,
Dan menjadi rindu-rindu yang membising hati

Kepada rasa bahagia,
Aku bahagia dipertemukan dan ditemukan kamu,
Yang menjadi kita,
Dalam penantian hari berdua itu datang,
Aku menantimu

Kepada jarak,
Maukah engkau tak menjadi sahabat kita berdua lagi,

Dan,
Bersediakah engkau mengaamiinkan kita berdua hingga tak ada lagi jarak pisah

Kepada yang hari ini berulang tahun,
Semoga selalu yang baik,
Kado terindah,
Tetaplah mempercayai ku,
Bahwa aku selalu mencintaimu


~Happy Birthday sayangku~
#pggysta